Polisi Tangkap Ghatan Saleh Pelaku Penembakan di Jakarta Timur

Polisi mengungkap telah mengamankan Ghatan Saleh, pelaku penembakan di Jatinegara, Jakarta Timur. (freepik)

POLISI mengungkap telah mengamankan Ghatan Saleh, pelaku penembakan di Jatinegara, Jakarta Timur

“Sudah ditangkap,” kata Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Nicolas Ary Lilipaly saat dihubungi, Rabu (28/2).

Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan insentif terhadap Ghatan Saleh atas kasus penembakan tersebut.

Baca juga : Aksi Penembakan di Jakarta Timur, Pelaku Diduga Mantan Suami Artis

Selain itu, polisi juga akan mendalami asal-usul dari kepemilikan senjata yang digunakan Ghatan dalam penembakan itu.

“Masih diperiksa insentif dan (kepemilikan senjata) dalam pendalaman,” ujar Nicolas.

Diketahui sebelumnya, Aksi penembakan yang dilakukan oleh mantan suami artis di Jatinegara, Jakarta Timur, membuat korban, Mohammad Andika Mowardi, terluka di bagian tangan akibat terkena serpihan kaca yang tertembak pistol pelaku.

Baca juga : Polisi Koordinasi dengan TMII Usut Dugaan Acara HTI

Andika menjelaskan peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (8/2) sekitar pukul 02.00 WIB. Mulanya Andika pergi ke luar untuk membeli makan.

Saat kembali, dia sudah mendapati pelaku di ruko tersebut. Keduanya sempat terlibat cekcok di lantai satu ruko hingga pelaku tiba-tiba menodongkan pistol ke arah kepalanya.

“Kita cekcok mulut di bawah sama dia, lalu dia nodongin pistol ke kepala saya. Saya lalu mundur teratur, saya tutup pintu, saya lari ke atas,” kata Andika saat dihubungi, Selasa (27/2).

Baca juga : Motif Kekasih Tamara Tyasmara Tenggelamkan Dante Diketahui usai Pemeriksaan Psikologi Forensik

Saat itu korban sempat mencoba menenangkan pelaku. Namun pelaku kemudian mengokang senjatanya dan menembak ke arahnya.

Beruntung, tembakan yang dilepaskan tidak mengenai korban. Namun disebutkan kaca ruko pecah dan serpihannya melukai tangan korban.

“Saya keluar lagi, saya tanya sama dia, ‘Ada apa Than?’ saya bilang, ada masalah apa. Tiba-tiba dia kokang pistolnya, dia arahkan ke saya, saya menghindar, itu peluru samping kuping saya persis. (Pelaku) ngamuk-ngamuk. Pas dia ngamuk, saya bilang, ‘Eh, apa-apaan ini, ada apa ini’ saya bilang,” jelasnya.

Baca juga : 2 Terluka dalam Penembakan di Gereja Megabesar Pastor Terkenal di Texas

Korban mengakui trauma akibat peristiwa itu. Dia menyebut pelaku merupakan rekannya. Permasalahan yang ada, lanjut Andika, hanya perselisihan masalah pekerjaan.

“Temenan, kita temenan, keluarganya juga dekat. tapi saya nggak nyangka dia setega itu. Perselisihan aja, perselisihan dikit aja, perselisihan urusan kerjaan, atau saya ada kata-kata nggak enak ke dia di awal. Yang pasti urusan kerjaan,” kata dia.

“Pokoknya saya sempat trauma sehingga saya dari kantor ke Polres jalan kaki, saking saya mikir ‘alhamdulillah, saya masih hidup’. Kalau nggak, itu peluru masuk ke dada saya,” imbuhnya.

Saat ini kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Timur. Pihak kepolisian pun masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memburu pelaku yang diduga melarikan diri. (Z-3)

Editor :

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *