Pencuri Bobol Rumah di Perumahan Sukabumi, Kerugian Hingga Ratusan Juta Rupiah

REPUBLIKA.CO.ID,SUKABUMI–Polres Sukabumi Kota mengusut kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) di Pesona Cibereum Chrysant, Desa Sukaraja, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi. Dalam kejadian tersebut pencuri membawa berangkas berisi uang dan barang berharga lainnya.

”Kasus pencurian terjadi pada Sabtu (16/12/2023) siang,” ujar Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, Ahad (17/12/2023). Diduga pelaku memasuki rumah korban dengan cara merusak teralis dan pintu rumah menggunakan alat berupa linggis.

Bagus menerangkan, pelaku memasuki ke kamar korban dan mengacak-acak barang-barang di dalamnya. Bahkan mengambil sebuah berangkas yang berada di kamar korban tersebut.

”Kondisi rumah tengah dalam keadaan kosong dan diduga pencurian terjadi sekitar pukul 13.00 WIB,” ungkap Bagus. Sebab, sekitar pukul 10.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB korban bersama keluarganya sedang pergi keluar rumah.

Dari hasil pemeriksaan sementara terang Bagus, pelaku telah melakukan pencurian satu buah brangkas berisikan uang tunai dengan perincian 5.200 US dolar atau 52 lembar pecahan 100 US dolar, 300 real, 100 dirham Dubai, 100 ringgit Malaysia. Pelaku juga telah menggondol beberapa dokumen penting.

Di antaranya, dokumen penting lain berupa dua buah SHM, buku nikah, paspor, BPKB mobil dan lainnya. Bukan hanya itu, korban juga kehilangan dua buah handphone, satu buah Ipad air 4, tiga buah jam tangan, dua buah kacamata merk Caterpillar dan perhiasan emas dengan total kurang lebih 100 gram.

” Untuk jumlah kerugiannya ada sekitar Rp 350 juta,” kata Bagus. Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), dugaan tindak pidana pencurian dengan pemberatan tersebut merusak pada kunci tralis pintu depan rumah, ditemukan sidik jari pada permukaan gagang pintu dan daun pintu serta ditemukan sidik jari pada permukaan daun pintu kamar utama.

 Petugas kepolisian juga lanjut Bagus, memintai keterangan saksi-saksi di sekitar TKP dan memeriksa CCTV di sekitar rumah korban. Ia menduga pelaku kebih dari satu orang dan kini kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *