Ketahui Penyebab Cerebral Palsy dan Sejumlah Gejalanya

Peringatan Hari Celebral Palsy dunia di Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) di Kawasan Thamrin, Jakarta, Minggu (8/10/2023).(MI/SUSANTO)

CEREBRAL palsy (CP) atau lumpuh otak merupakan kelompok gangguan pada gerak dan postur karena adanya gangguan, kerusakan, serta pembentukan tidak normal dari otak. Hal tersebut disampaikan Dokter spesialis anak Suryawati Sukmono.

Ada berbagai hal yang bisa menyebabkan lumpuh otak. Pada masa prenatal (dalam kandungan), lumpuh otak bisa terjadi akibat mutasi gen, infeksi, dan pembentukan struktur otak abnormal.

Lumpuh otak yang terjadi pada saat kelahiran disebabkan asfiksia atau kurangnya oksigen, lahir prematur, atau tingginya kadar bilirubin. Sementara itu, pada masa pascanatal (setelah kelahiran) disebabkan trauma kepala, pendarahan otak, infeksi otak seperti meningitis, dan kondisi karena kekurangan oksigen seperti tenggelam dan henti napas.

Suryawati menyatakan lumpuh otak bisa diketahui sejak usia lima bulan. Gejala yang bisa dijadikan patokan untuk deteksi dini ialah jika hingga usia bayi 18 bulan (1,5 tahun) belum bisa menegakkan kepala (head lag), menyatukan tangan, tengkurap, duduk, berdiri, dan berjalan.

Bagaimana dengan pengobatannya? Suryawati mengatakan cerebral palsy bisa diobati dengan stem cell atau sel punca dan menjalani terapi rehabilitasi hingga pasien dapat mandiri. (H-2)

Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan
dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com

Editor :

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *