Berharap Mo Salah Tampil di Anfield

Suryopratomo Pemerhati Sepak Bola(Seno)

BUKAN pertama kali Liverpool tampil tanpa Mohamed Salah. Namun, Minggu malam besok, pelatih Juergen Klopp berharap bintang asal Mesir itu bisa tampil di Anfield. Pertemuan melawan juara bertahan Manchester City sangat penting karena akan menentukan siapa yang berhak mengangkat piala pada musim sekarang ini.

“Satu yang menggembirakan, Mo Salah ikut berangkat ke Praha saat Liverpool menghadapi Sparta Prague di 16 besar Liga Europa. Ia juga sudah dua hari ikut berlatih. Dari wajahnya terlihat bahwa ia sangat ingin bisa segera bermain,” tutur Klopp.

Klopp pun memberikan kesempatan kepada Mo Salah untuk merasakan suasana pertandingan kembali setelah harus beristirahat total sejak 17 Februari lalu. Meski hanya tampil 16 menit terakhir, Mo Salah merasa senang, apalagi Liverpool mampu menggasak tuan rumah 5-1 untuk melaju ke perempat final.

Baca juga : The Citizens Waspadai Perlawanan The Blues

Namun, pelatih asal Jerman itu belum berani memastikan apakah pemain andalannya akan bermain penuh saat menghadapi Manchester City. “Kami harus berhati-hati dan tidak ingin terburu-buru untuk memainkan Mo Salah. Tentu saya sangat senang apabila ia bisa turut bermain, tetapi saya juga tidak mau kalau kemudian harus istirahat lagi karena cederanya kambuh,” tambah Klopp.

Cedera hamstring sangatlah ditakuti pemain. Otot bagian belakang yang tertarik membuat pemain akan kesakitan dan bahkan untuk berjalan pun sampai tertatih-tatih.

Pemulihan cedera hamstring membutuhkan waktu yang panjang karena sangat mudah untuk kambuh kembali ketika dipaksakan. Bahkan tidak jarang, seorang pemain yang baru masuk tiba-tiba terjatuh kesakitan saat sedang berupaya mengejar bola.

Baca juga : 2 Gol Haaland Bawa Manchester City Memuncaki Klasemen Sementara Liga Primer Inggris

Itulah yang dihadapi Mo Salah sekarang ini. Cedera yang ia alami saat membela Mesir untuk menghadapi Ghana di ajang Piala Afrika kambuh hanya beberapa saat setelah diturunkan Klopp menghadapi Brentford, 17 Februari lalu.

Final yang dini

Baca juga : Haaland Absen, De Bruyne Siap Tampil Saat City Hadapi Newcastle

Pertemuan Liverpool dan Manchester City merupakan final yang datang lebih dini. Hasil pertandingan Minggu malam besok akan menentukan apakah Liverpool akan bisa merebut kembali gelar ataukah the Citizens akan menjuarai lagi Liga Primer untuk keempat kalinya.

Oleh karena itu, kedua kesebelasan berharap bisa menurunkan tim terbaik mereka. Hanya dengan permainan terbaiklah mereka akan bisa memenangi pertandingan dan bisa dipastikan akan menjadi juara pada musim kompetisi ini.

Ketegangan menjelang pertemuan dua klub terbaik Liga Primer menjadi sangat tinggi. Pihak polisi pun meminta agar pertandingan bisa dimainkan lebih awal karena khawatir terjadinya bentrokan antarpendukung.

Baca juga : Liverpool Hentikan Rekor Kandang City

Liverpool dan Manchester merupakan dua kota yang bersaing untuk menjadi kota sepak bola terbaik di kawasan utara Inggris. Apabila pertandingan dimainkan terlalu larut, kedua pendukung tim dikhawatirkan akan bisa bertemu dan bisa terjadi tawur.

Modal kemenangan 5-1 atas Sparta Prague membuat Klopp lebih percaya diri kepada timnya. Apalagi pemain yang lama cedera mulai bisa ditampilkan meski sebagai pemain pengganti. Selain Mo Salah, Kamis (7/3) malam, Dominik Szoboszlai mulai kembali bermain.

Banyaknya pilihan pemain memudahkan Klopp untuk menyesuaikan pertandingan. Di depan ada empat pemain yang bisa diandalkan, yakni Mo Salah, Cody Gakpo, Darwin Nunez, dan Luis Diaz. Gakpo tidak mengecewakan saat Mo Salah tidak bisa bermain.

Baca juga : Liverpool akan Bertandang ke Manchester City

Di lapangan tengah, kehadiran kembali Szobloszlai membuat jangkar tim, Alexis Mac Allister, mendapat dukungan moral lebih. Selama ini hanya Wataru Endo dan Harvey Elliot yang bisa mendampingi. Kalau mereka tidak bisa tampil juga, terpaksa Klopp menurunkan pemain muda jebolan akademi.

Praktis hanya tinggal posisi bek kanan yang harus diisi pemain pengganti karena Trent Alexander-Arnold masih menjalani penyembuhan dari cedera. Satu lagi, posisi kiper yang kini harus dipercayakan kepada kiper muda Caoimhin Kelleher.

Baca juga : Hadapi Jadwal Padat Manchester City, Kecerdikan Guardiola Diuji

Malam istimewa

Pertandingan Minggu malam besok menjadi sangat istimewa bagi Liverpool karena menghadapi klub terbaik di Inggris saat ini. Manchester City berada dalam grafik permainan yang terus meningkat setelah kembalinya playmaker Kevin de Bruyne dan ujung tombak Erling Haaland.

Menarik melihat persaingan antara De Bruyne dan ‘Macca’ Allister di lapangan tengah. Keduanya memiliki daya jelajah yang tinggi dan berani untuk menusuk jantung pertahanan lawan. Macca semakin menonjol sebagai jangkar setelah ikut membawa Argentina memenangi Piala Dunia untuk ketiga kalinya.

Baca juga : Guardiola Sebut De Bruyne dan Halland Tampil Luar Biasa

Sementara De Bryune ditopang sosok Rodri sebagai gelandang bertahan, Macca didukung pemain muda asal Jepang, Wataru Endo. The Citizens beruntung memiliki Rodri yang tidak hanya solid menjaga keseimbangan tim. Pemain asal Spanyol itu juga bisa menjadi pengejut saat tim menghadapi kebuntuan menembus pertahanan lawan.

Apalagi tim asuhan Josep Guardiola memiliki keharusan memenangi pertandingan apabila ingin menyingkirkan Liverpool dari rintangan. Meski tampil di depan The Kop, De Bruyne dipastikan akan bermain menyerang untuk memaksakan kemenangan.

Counterstrategy Klopp menarik untuk dicermati. Apakah Endo akan mendapat tugas untuk mengawasi pergerakan De Bruyne ataukah Klopp akan menugasi pemain yang paling dekat untuk mengawal playmaker Manchester City itu? Pengalaman banyak tim yang bisa mengendalikan the Citizens, mereka selalu memilih menugasi satu pemain untuk fokus memperhatikan pergerakan De Bruyne.

Baca juga :  Ambisi Berbeda Liverpool dan Man City

Gelandang the Citizens asal Belgia itu sangat berbahaya apabila dibiarkan bermain tanpa pengawalan. Ia bisa berada di semua lapangan permainan dan bisa mengancam baik melalui umpan-umpan terukur maupun melakukan sendiri eksekusi ke gawang lawan.

The Citizens sangat menakutkan karena mereka mempunyai 11 pemain yang solid sebagai tim dan tajam dalam bermain. Bukan hanya Haaland yang pantas ditakuti. Ada pula Jeremy Doku dan Phil Foden yang mengancam dari sayap. Mereka juga masih memiliki second striker sekelas Julian Alvarez dan Bernando Silva yang jeli melihat peluang.

Namun, Liverpool tidak perlu kecil hati karena mereka juga memiliki tim yang tidak kalah hebat. Liverpool 2.0 yang dibangun Klopp juga tidak bisa disepelekan tim asuhan Pep Guardiola. Apalagi mereka tampil di depan pendukung fanatik mereka di Anfield.

‘Si Merah’ sangat sulit untuk dikalahkan ketika tampil di Anfield, apalagi kalau mereka bisa tampil dengan penuh semangat. Daya juang para pemain Liverpool merupakan salah satu yang terbaik di Inggris. Tradisi itu sudah mengakar sejak lama.

Itulah yang membuat pertandingan Minggu malam ini pantas untuk ditunggu. Sebuah permainan bermutu yang akan bisa kita nikmati. Kedua tim mempunyai peluang yang sama untuk bisa saling mengalahkan. Pada pertandingan pertama di Stadion Etihad, kedua tim bermain imbang 1-1.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor :

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *